Thursday, January 29, 2026

Caraku Melawan Brainrot

Brainrot atau orang menyebut kebusukan otak adalah kondisi ketika fungsi otak sudah mulai menurun. Berbeda dengan demensia (pikun) yang lebih disebabkan karena masalah medis seperti neurodegeneratif atau kerusakan vaskular, brainrot lebih disebabkan oleh faktor kebiasaan. Kebiasaan yang menjadi penyebab utama brainrot adalah scrolling media sosial ataupun konsumsi vidio-vidio pendek yang tidak berfaedah. Atau orang biasa menyebut konten receh.

Paparan vidio pendek atau informasi yang melompat-lompat dalam waktu yang relatif singkat ternyata dapat menjadikan orang sulit fokus dalam waktu yang lama. Konten hiburan receh yang dikonsumsi menghasilkan dopamin instan yang membuat otak terbiasa untuk dapat kesenangan tanpa perlu melakukan perjuangan, bentuk perjuangan dalam hal ini tentu saja adalah berpikir.

Sulit untuk fokus. Sekadar fokus saja sulit apalagi fokus dalam waktu yang lama. Menurunnya kemampuan untuk berpikir mendalam termasuk berpikir kritis, analitik, dan kreatif. Dan juga menjadi lebih mudah cemas serta gampang marah, adalah beberapa tanda orang terkena brainrot.

Sayangnya, saya merasa tanda-tanda tersebut sudah ada dalam diri saya.

Tuesday, January 27, 2026

Menciptakan Momen Sempurna

Pernah gak, kita merasa perlu menunggu datangnya momen yang sempurna untuk memulai sesuatu. Menunggu tanggal atau bulan tertentu untuk memulai kebiasaan baru. Menunggu segala sesuatu terasa siap dahulu sebelum mulai untuk mengerjakan sesuatu.

Mau mulai menabung, tunggu ah, bulan depan saja. Mau mulai olahraga, nanti ah, beli smart watch dulu. Mau memulai bisnis, nanti ah nunggu modal terkumpul dahulu. Kita merasa, yang kita tunggu adalah hal ideal yang tanpanya kita tidak bisa mulai apa-apa. Kita merasa, yang kita tunggu adalah hal ideal, yang dengannya, pasti semua hasil akan sempurna.

Kemudian para motivator ataupun pakar pengembangan diri mengungkapkan. Mulai aja dahulu. Tidak ada momen yang benar-benar sempurna. Satu-satunya momen yang ada hanyalah momen yang selesai. Yaitu momen ketika kita mulai mengerjakan sesuatu, tanpa menunda. Tanpa menunggu.

Namun menurutku, momen sempurna itu ada. Bisa ditunggu tetapi tak tahu kapan datangnya. Bisa juga diciptakan saat itu juga atau beberapa saat kemudian.

Sunday, January 11, 2026

Menulis Kembali, Kembali Menulis

lukisan cat minyak tentang menulis
Tak kusangka akhirnya kulakukan kembali hal yang kusuka setelah hiatus sekian lama. Mengolah kata-kata dan menyusunnya menjadi tulisan walaupun sederhana. Menulis, salah satu hal sederhana yang saya suka. Ingat, suka, bukan jago melakukannya.

Begitu pesat dunia digital mengalami perkembangan. Sayangnya, olehnya dengan mudah saya dikalahkan. Hal yang seyogyanya bisa dimanfaatkan hanya saya jadikan sarana hiburan. Dan berakhir, begitu banyak peluang yang terlewatkan.

Ya, saya kalah telak dalam pertempuran.

Gagal memanfaatkan peluang adalah sekecilnya kekalahan. Karena kekalahan terbesar adalah kemunduran akibat terlalu sering mengonsumsi hiburan.

Apa yang dikatakan para ahli tentang fenomena atau kondisi bernama “brain rot” atau kebusukan otak mungkin yang sedang kualami. Atau mungkin kita alami. Tentu saja bukan busuk secara harfiah. Tetapi tentang penurunan fungsi otak termasuk fokus dan kognitif.