Tuesday, January 27, 2026

Menciptakan Momen Sempurna

Pernah gak, kita merasa perlu menunggu datangnya momen yang sempurna untuk memulai sesuatu. Menunggu tanggal atau bulan tertentu untuk memulai kebiasaan baru. Menunggu segala sesuatu terasa siap dahulu sebelum mulai untuk mengerjakan sesuatu.

Mau mulai menabung, tunggu ah, bulan depan saja. Mau mulai olahraga, nanti ah, beli smart watch dulu. Mau memulai bisnis, nanti ah nunggu modal terkumpul dahulu. Kita merasa, yang kita tunggu adalah hal ideal yang tanpanya kita tidak bisa mulai apa-apa. Kita merasa, yang kita tunggu adalah hal ideal, yang dengannya, pasti semua hasil akan sempurna.

Kemudian para motivator ataupun pakar pengembangan diri mengungkapkan. Mulai aja dahulu. Tidak ada momen yang benar-benar sempurna. Satu-satunya momen yang ada hanyalah momen yang selesai. Yaitu momen ketika kita mulai mengerjakan sesuatu, tanpa menunda. Tanpa menunggu.

Namun menurutku, momen sempurna itu ada. Bisa ditunggu tetapi tak tahu kapan datangnya. Bisa juga diciptakan saat itu juga atau beberapa saat kemudian.

Jika kita hanya bisa mengerjakan pekerjaan kita setelah minum secangkir kopi dan meja kita rapi, maka saat itu juga kita bisa membuat kopi, merapikan meja, dan langsung memulai kerja.

Jika kita hanya bisa membaca buku di lingkungan yang tenang dan nyaman, maka saat itu juga kita bisa ambil buku, pergi ke tempat tenang dan nyaman, kemudian mulai itu membaca.

Prasyarat-prasyarat untuk memulai sesuatu tersebut sebenarnya adalah semu. Sayangnya, prasyarat-prasyarat tersebut seolah menjadi hal yang harus ada saat mau ataupun sedang mengerjakan sesuatu.

Tanpa kopi dan meja rapi, bisa kok mulai kerja. Tanpa suasana tenang, bisa juga kok membaca. Tanpa smart watch, bisa juga berolah raga. Dan lain sebagainya.

Mulai aja dulu. Baik mempersiapkan prasyarat dahulu ataupun langsung ke inti yang ingin kita kerjakan, adalah bentuk menciptakan momen sempurna. Momen sempurna itu ada. Bisa dicipta. Tetapi, sebaik-baik momen sempurna, tidak akan pernah lebih baik daripada aktivitas, kegiatan, pekerjaan, dan ide yang dimulai kemudian selesai.

No comments:

Post a Comment